Sifat Dasar Manusia: Baik atau Jahat?

Sifat Dasar Manusia: Baik atau Jahat?

Sifat Dasar Manusia: Apakah Kita Pada Dasarnya Baik atau Jahat?

Bayangkan ini:

Anda berjalan di jalan yang sepi dan menemukan dompet penuh dengan uang tunai. Tidak ada CCTV. Tidak ada orang di sekitar. Jika Anda mengambilnya, tidak akan ada yang tahu.

Sekarang, tanyakan pada diri sendiri: Apa yang akan Anda lakukan?

Mungkin sebagian besar dari kita ingin percaya bahwa kita akan mengembalikannya. Tapi jika keadaannya berbeda—jika Anda dalam kondisi keuangan yang buruk, atau jika Anda percaya bahwa pemiliknya adalah orang kaya yang tidak akan peduli—apakah keputusan Anda tetap sama?

Pertanyaan ini bukan sekadar dilema etis. Ini adalah inti dari debat besar yang telah berlangsung selama ribuan tahun: Apakah manusia pada dasarnya baik atau jahat?

Dua Wajah Sifat Manusia: Malaikat atau Iblis?

Sejarah manusia adalah kisah penuh kontradiksi. Di satu sisi, kita melihat perang, genosida, eksploitasi, dan ketidakadilan. Namun, di sisi lain, kita juga melihat tindakan heroik dan pengorbanan yang luar biasa.

Psikologi: Apakah Kita Belajar Menjadi Baik atau Jahat?

Para psikolog percaya bahwa moralitas manusia berkembang melalui proses pembelajaran dan pengalaman sosial.

Beberapa teori utama tentang moralitas manusia meliputi:

• Lawrence Kohlberg: Perkembangan moral melalui tahapan yang berbeda.

• Sigmund Freud: Konflik antara id (dorongan egois), ego, dan superego (moralitas sosial).

• Albert Bandura: Manusia belajar dari lingkungan dan perilaku yang diamati.

Filsafat: Hobbes vs. Rousseau—Siapa yang Benar?

Thomas Hobbes percaya bahwa manusia pada dasarnya egois dan akan selalu mencari keuntungan sendiri jika tidak ada aturan yang membatasi mereka. Sementara itu, Jean-Jacques Rousseau berpendapat bahwa manusia lahir dalam keadaan baik, tetapi dirusak oleh sistem sosial yang korup.

Biologi dan Evolusi: Apakah Kebaikan atau Kejahatan Ada dalam DNA Kita?

Studi menunjukkan bahwa bahkan bayi sebelum bisa berbicara cenderung menyukai orang yang bersikap baik, mengindikasikan bahwa moralitas mungkin sudah tertanam dalam diri kita sejak lahir.

Sosiologi: Bagaimana Masyarakat Membentuk Moral Kita?

Nilai-nilai moral yang kita anggap universal ternyata sangat bergantung pada budaya dan lingkungan sosial. Sebagai contoh, budaya gotong royong di Indonesia menunjukkan bagaimana norma sosial dapat membentuk perilaku kolektif.

Refleksi: Sifat Manusia Bukan Hitam Putih

Tidak ada jawaban tunggal tentang apakah manusia pada dasarnya baik atau jahat. Lingkungan, pengalaman, dan sistem sosial kita memainkan peran besar dalam menentukan sisi mana yang lebih dominan.

Apa Pendapat Anda?

💬 Menurut Anda, apakah manusia lebih dipengaruhi oleh genetik atau lingkungan?

💬 Apakah kita bisa benar-benar menghilangkan kejahatan dari dunia ini?

Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan mari kita diskusikan lebih dalam!

🚀 Jika Anda suka artikel ini, bagikan ke teman-teman Anda dan lihat apa pendapat mereka!

Works cited

1. Why is the Democratic Republic of Congo wracked by conflict? – Amnesty International, accessed March 8, 2025, https://www.amnesty.org/en/latest/campaigns/2024/10/why-is-the-democratic-republic-of-congo-wracked-by-conflict/

2. Random Acts of Kindness (Returns): You never know, superheroes can be anyone!, accessed March 8, 2025, https://streetsensemedia.org/article/random-acts-of-kindness-returns-you-never-know-superheroes-can-be-anyone/

3. Contagious Kindness Project uses social media to showcase acts of altruism – Daily Bruin, accessed March 8, 2025,

4. FAQs: Digital abuse, trolling, stalking, and other forms of technology-facilitated violence against women | UN Women – Headquarters, accessed March 8, 2025, https://www.unwomen.org/en/articles/faqs/digital-abuse-trolling-stalking-and-other-forms-of-technology-facilitated-violence-against-women

5. 5 times people renewed our faith in humanity by their kind gestures towards strangers, accessed March 8, 2025,

6. Human Rights Watch | Defending Human Rights Worldwide, accessed March 8, 2025, https://www.hrw.org/

7. What Humans Owe Animals | TIME, accessed March 8, 2025, https://time.com/6244086/martha-nussbaum-animal-justice-overdue/

Dukung Kreator!

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, Anda bisa memberikan dukungan melalui Saweria.

Klik di sini untuk Donasi via Saweria (OVO, GoPay, Dana, QRIS, dll)

Setiap dukungan Anda sangat berarti. Terima kasih!

Leave a Comment

Scroll to Top