Pandemi telah mengubah dunia kerja secara drastis. Jika dulu bekerja identik dengan berangkat pagi pulang petang ke kantor, kini meja kerja bisa di mana saja, bahkan di rumah sambil mengenakan piyama! Fenomena work from home (WFH) bukan lagi tren sesaat, tapi diprediksi akan semakin mendominasi di tahun 2025. Lalu, apa saja jenis pekerjaan online dari rumah yang menjanjikan cuan di masa depan?
Bayangkan, seorang manajer pemasaran di-PHK di puncak karirnya karena perusahaan terdampak resesi global. Tabungan menipis, cicilan rumah belum lunas, sementara tawaran pekerjaan tak kunjung datang. Ia frustrasi, masa depan terasa suram. Namun, di tengah kegelapan, ia menemukan sebuah artikel di internet tentang peluang baru: menjadi digital marketing strategist lewat berbagai platform online. Berbekal laptop dan koneksi internet, ia pun mengikuti kursus online, membangun portofolio, dan menawarkan jasanya di media sosial. Siapa sangka, dalam waktu singkat, ia kebanjiran klien dan sukses meraih penghasilan fantastis dari rumah! Kisah ini bukan fiksi, tapi gambaran nyata revolusi pekerjaan yang sedang terjadi.
Menurut prediksi World Economic Forum, di tahun 2025, otomatisasi akan menggantikan 85 juta pekerjaan secara global. Namun, jangan khawatir! Di sisi lain, akan tercipta 97 juta pekerjaan baru yang lebih adaptif dengan teknologi1. Artinya, kunci sukses di era digital adalah reskilling dan upskilling untuk menguasai jenis pekerjaan online yang semakin diminati. Riset dari Robert Half menunjukkan bahwa 29% profesional berencana mencari pekerjaan baru di paruh pertama tahun 2025, dan mayoritas (48%) menginginkan peran hybrid, sementara 26% lebih memilih sepenuhnya remote2.
Bye-bye Kantor! Jenis Pekerjaan Online dari Rumah yang Akan Meledak di Tahun 2025
Berikut ini beberapa jenis pekerjaan online yang diprediksi akan booming di tahun 2025:
1. Spesialis AI/Machine Learning
Bukan cuma khayalan, pekerjaan ini nyata dan semakin dibutuhkan! Bayangkan, kamu bisa melatih mesin untuk berpikir seperti manusia, mengenali pola, dan membuat keputusan. Kecerdasan buatan (AI) kini merambah berbagai bidang, mulai dari customer service, analisis data, hingga pengembangan produk. 3 Bahkan, perusahaan teknologi besar seperti Gojek dan Tokopedia semakin gencar menerapkan AI untuk meningkatkan efisiensi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.
Teori yang relevan:
- Artificial Narrow Intelligence (ANI): AI jenis ini dirancang untuk menyelesaikan tugas spesifik. Contohnya adalah chatbot yang bisa menjawab pertanyaan pelanggan atau sistem rekomendasi produk di e-commerce.
- Artificial General Intelligence (AGI): AGI merupakan konsep AI yang memiliki kemampuan kognitif menyerupai manusia. AGI masih dalam tahap pengembangan, namun memiliki potensi untuk merevolusi berbagai aspek kehidupan.
- Artificial Super Intelligence (ASI): ASI adalah bentuk AI yang melampaui kecerdasan manusia dalam segala aspek. ASI masih sebatas konsep futuristik, namun memunculkan banyak pertanyaan etis dan filosofis.
Contoh penerapan AI di kehidupan sehari-hari:
- Asisten virtual seperti Siri dan Google Assistant.
- Rekomendasi produk di e-commerce.
- Mobil self-driving.
- Filter spam di email.
- Deteksi penipuan di kartu kredit.
Peluang di Indonesia:
- Perusahaan teknologi besar seperti Gojek dan Tokopedia semakin gencar menerapkan AI.
- Startup AI bermunculan, menciptakan lapangan kerja baru.
- Pemerintah Indonesia juga mulai mengembangkan strategi nasional untuk kecerdasan buatan.
Namun, perlu diingat bahwa pendekatan “AI-first” tanpa strategi yang matang justru dapat menurunkan produktivitas. 4 Penting untuk menyelaraskan inisiatif AI dengan tujuan organisasi dan memastikan bahwa AI digunakan secara efektif dan bertanggung jawab.
Gerakan aktivisme karyawan juga mulai berperan dalam menentukan standar etika dan praktik penggunaan AI di tempat kerja. 4 Hal ini menunjukkan bahwa karyawan memiliki suara dalam mengarahkan pengembangan dan penerapan AI yang bertanggung jawab.
2. Digital Marketing Strategist
Punya ide kreatif dan jago main sosmed? Kamu bisa jadi marketing handal dari rumah! Tapi ingat, persaingan ketat! Kamu perlu strategi jitu untuk menarik pelanggan, meningkatkan brand awareness, dan mendongkrak penjualan. 5
Teori marketing digital yang perlu dikuasai:
- SEO (Search Engine Optimization): Teknik optimasi website agar mudah ditemukan di mesin pencari (Google, Bing, dll.). Ini melibatkan riset kata kunci, optimasi konten, dan pembangunan tautan.
- SEM (Search Engine Marketing): Strategi periklanan berbayar di mesin pencari seperti Google Ads. Kamu perlu memahami cara kerja lelang kata kunci, menulis iklan yang efektif, dan mengukur ROI (Return on Investment).
- Social Media Marketing: Memanfaatkan media sosial (Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, dll.) untuk menjangkau target pasar. Ini melibatkan pembuatan konten yang menarik, manajemen komunitas, dan social media advertising.
- Content Marketing: Menciptakan konten berkualitas (artikel, video, infografis, dll.) untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Konten marketing berfokus pada memberikan nilai kepada audiens dan membangun hubungan jangka panjang.
- Email Marketing: Mengirimkan email promosi dan informasi kepada pelanggan. Ini melibatkan pembuatan email list, segmentasi audiens, dan desain email yang menarik.
Contoh kasus sukses:
- Brodo: Brand sepatu lokal yang sukses menembus pasar internasional berkat strategi digital marketing yang jitu. Mereka aktif di media sosial, menggunakan influencer marketing, dan mengoptimalkan website mereka untuk SEO.
- Rachel Vennya: Influencer yang sukses meraup keuntungan dari endorsement di media sosial. Ia memiliki jutaan pengikut dan dikenal dengan gaya hidupnya yang modis.
Platform yang memfasilitasi:
- Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, TikTok Ads: Platform periklanan berbayar di berbagai kanal digital.
- Tools SEO seperti Ahrefs, SEMrush, Moz: Membantu dalam riset kata kunci, analisis kompetitor, dan audit website.
- Platform email marketing seperti Mailchimp, Sendinblue, GetResponse: Memudahkan dalam pembuatan kampanye email marketing.
- Social media management tools seperti Hootsuite dan Buffer: Membantu dalam menjadwalkan posting, menganalisis performa, dan mengelola interaksi di media sosial.
3. Virtual Reality (VR) Developer
Metaverse bukan cuma game! Di tahun 2025, dunia virtual akan jadi tempat kerja, belajar, dan hiburan. Kamu bisa jadi arsiteknya, menciptakan pengalaman imersif yang menakjubkan! 3
Perkembangan teknologi VR:
- Headset VR semakin canggih dan terjangkau. Resolusi layar semakin tinggi, latency semakin rendah, dan fitur semakin lengkap.
- Aplikasi VR semakin beragam, mulai dari simulasi, game, hingga virtual tour. VR juga mulai diterapkan di berbagai bidang seperti kedokteran, arsitektur, dan manufaktur.
Potensi ekonomi VR:
- Industri game dan hiburan: VR menawarkan pengalaman bermain game yang lebih imersif dan realistis.
- Pendidikan dan pelatihan: VR dapat digunakan untuk simulasi pelatihan di berbagai bidang, seperti kedokteran, penerbangan, dan militer.
- Properti dan arsitektur: VR memungkinkan calon pembeli untuk melakukan virtual tour ke properti yang ingin dibeli.
- Kesehatan: VR dapat digunakan untuk terapi fisik dan rehabilitasi, serta untuk mengurangi rasa sakit dan kecemasan.
Contoh platform:
- Meta (Facebook) Horizon Worlds: Platform dunia virtual di mana pengguna dapat berinteraksi, bermain game, dan menciptakan konten.
- VRChat: Platform sosial VR di mana pengguna dapat bertemu dengan orang baru dari seluruh dunia.
- Google Earth VR: Memungkinkan pengguna untuk menjelajahi dunia secara virtual.
- SteamVR: Platform distribusi game VR yang populer.
4. Online Educator/Trainer
Guru dan dosen, siap-siap bertransformasi! Kelas online bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Asah skill mengajar online-mu dan raih penghasilan tak terbatas! 6
Tren edutech:
- Platform pembelajaran online semakin populer, seperti Coursera, Udemy, dan Ruangguru. Platform ini menawarkan berbagai kursus online dari berbagai bidang dan tingkat pendidikan.
- Metode pembelajaran semakin interaktif dan personal. Teknologi AI mulai diterapkan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan adaptif.
- Microlearning dan gamifikasi meningkatkan efektivitas pembelajaran. Microlearning memecah materi belajar menjadi unit-unit kecil yang mudah dicerna, sementara gamifikasi menambahkan elemen permainan untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa.
Keuntungan menjadi pengajar online:
- Fleksibel, bisa mengajar dari mana saja.
- Menjangkau audiens yang lebih luas, bahkan hingga ke luar negeri.
- Potensi penghasilan yang besar, terutama jika memiliki kursus yang populer.
Tips sukses mengajar online:
- Kuasai materi dan metode pembelajaran online.
- Gunakan teknologi yang mendukung, seperti video conference (Zoom, Google Meet), learning management system (LMS), dan alat bantu presentasi.
- Bangun interaksi yang baik dengan siswa melalui forum diskusi, live chat, dan aktivitas kelompok.
- Ciptakan materi belajar yang menarik dan mudah dipahami, misalnya dengan menggunakan video, animasi, dan infografis.
Gig Economy dan Masa Depan Pekerjaan
Keempat jenis pekerjaan di atas mencerminkan tren gig economy yang semakin marak. Gig economy adalah sistem kerja di mana individu bekerja secara independen dan fleksibel, menerima pekerjaan berdasarkan proyek atau tugas tertentu. 5 Platform seperti Upwork, Fiverr, dan Sribulancer memfasilitasi para freelancer untuk menemukan proyek dan menghubungkan mereka dengan klien dari seluruh dunia. Menariknya, diprediksi bahwa pada tahun 2027, freelancer akan mendominasi dunia kerja, mencapai 50.9% dari total tenaga kerja global. 7 Hal ini menunjukkan adanya pergeseran paradigma kerja, di mana fleksibilitas dan kemandirian semakin dihargai.
Teori “Future of Work” juga relevan dengan perkembangan pekerjaan online. Teori ini memprediksi bahwa di masa depan, pekerjaan akan lebih fokus pada skill dan kompetensi, bukan lagi pada jabatan atau lokasi kerja. 4 Perusahaan akan lebih tertarik pada kandidat yang memiliki kemampuan adaptif, kreatif, dan mampu bekerja secara mandiri.
Fenomena “quit and stay” juga menjadi perhatian di masa depan pekerjaan. 8 Meskipun tingkat pengangguran menurun, banyak karyawan yang memilih untuk tetap bekerja di perusahaan mereka saat ini, namun tanpa keterikatan dan motivasi. Hal ini menimbulkan tantangan bagi perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, menghargai karyawan, dan memberikan peluang pertumbuhan karir.
Selain itu, tren skill-based hiring semakin meningkat. 1 Perusahaan mulai mengabaikan persyaratan gelar akademik dan lebih memfokuskan pada pengalaman kerja dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dibuka. Hal ini membuka peluang bagi individu yang memiliki keahlian spesifik, meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan formal yang sesuai.
Hybrid Work Model: The Best of Both Worlds?
Salah satu tren yang semakin populer adalah hybrid work model, di mana karyawan membagi waktu mereka antara bekerja dari rumah dan bekerja di kantor. 3 Model ini menawarkan fleksibilitas work from home sambil tetap mempertahankan beberapa aspek positif dari lingkungan kantor tradisional, seperti interaksi langsung dengan rekan kerja dan akses ke fasilitas kantor.
Beberapa perusahaan yang telah menerapkan hybrid work model antara lain adalah Google, Microsoft, dan Apple. Mereka menyediakan ruang kerja fleksibel dan teknologi yang mendukung kolaborasi antara karyawan yang bekerja di kantor dan yang bekerja dari jarak jauh.
Hybrid work model diyakini dapat meningkatkan keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi, mengurangi stres, dan meningkatkan produktivitas karyawan. Namun, model ini juga memiliki tantangan tersendiri, seperti :
- Perlunya komunikasi yang jelas dan efektif antara karyawan yang bekerja di kantor dan yang bekerja dari rumah.
- Mempertahankan kohesi tim dan mencegah terjadinya “silo” antar divisi.
- Memastikan keadilan dalam evaluasi kinerja bagi karyawan yang bekerja dengan model yang berbeda. 9
Nudgetech, yaitu perangkat berbasis AI yang dapat menyesuaikan gaya komunikasi antar individu dengan latar belakang budaya dan generasi yang berbeda, diharapkan dapat membantu meningkatkan kolaborasi dalam tim yang beragam dan tersebar. 4
Well-being in the Digital Age
Seiring dengan meningkatnya popularitas pekerjaan online, perusahaan semakin menyadari pentingnya mengutamakan kesehatan mental dan kesejahteraan karyawan. 3 Bekerja dari rumah memang menawarkan fleksibilitas, namun juga dapat menimbulkan tantangan seperti isolasi sosial, kaburnya batas antara kehidupan kerja dan pribadi, serta peningkatan stres.
Berikut ini beberapa strategi untuk menjaga keseimbangan hidup sehat saat bekerja dari rumah:
- Tetapkan batas yang jelas antara waktu kerja dan waktu istirahat.
- Ciptakan ruang kerja yang nyaman dan ergonomis.
- Jadwalkan waktu untuk berolahraga dan beraktivitas di luar rumah.
- Jaga komunikasi dengan keluarga, teman, dan rekan kerja.
- Manfaatkan teknologi untuk mendukung kesehatan mental, seperti aplikasi meditasi dan mindfulness.
Teknologi juga dapat berperan dalam mendukung kesejahteraan karyawan di lingkungan kerja jarak jauh. 3 Beberapa contohnya adalah:
- Aplikasi yang mengingatkan karyawan untuk beristirahat secara teratur.
- Perangkat ergonomis seperti standing desk dan keyboard tray.
- Akses ke layanan konseling online.
Tantangan dan Peluang di Tahun 2025
Revolusi pekerjaan online di tahun 2025 menawarkan tantangan dan peluang. Salah satu tantangan utama adalah persaingan global yang semakin ketat. Dengan semakin banyaknya orang yang bekerja secara online, kamu akan bersaing dengan talenta dari seluruh dunia. 7
Tantangan lainnya adalah kebutuhan untuk terus belajar dan beradaptasi. Dunia digital berkembang dengan sangat cepat, sehingga kamu perlu terus mengikuti tren dan teknologi terbaru agar tetap relevan.
Keamanan siber juga menjadi perhatian penting dalam pekerjaan online. Dengan semakin banyaknya data dan informasi yang disimpan dan diakses secara online, risiko serangan siber semakin meningkat. Riset menunjukkan bahwa 82% pimpinan IT menyadari bahwa pekerjaan jarak jauh meningkatkan kerentanan organisasi terhadap ancaman siber. 7 Selama pandemi, serangan siber melonjak hingga 630%. Oleh karena itu, perusahaan perlu menerapkan langkah-langkah keamanan yang ketat, seperti model keamanan zero-trust dan pelatihan keamanan siber bagi karyawan.
Namun, peluang yang ditawarkan oleh pekerjaan online jauh lebih besar! Kamu bisa bekerja dari mana saja, menentukan jam kerja sendiri, dan mencapai potensi penghasilan yang tak terbatas. 5 Kamu juga memiliki fleksibilitas untuk memilih proyek dan klien yang sesuai dengan minat dan keahlianmu.
Keuntungan lainnya adalah kamu dapat menjadi bagian dari komunitas global dan berkolaborasi dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia. Hal ini dapat memperluas wawasan, meningkatkan kreativitas, dan membuka peluang karir yang lebih luas.
Remote Work and the Green Revolution
Pekerjaan online juga memberikan kontribusi positif terhadap kelestarian lingkungan. Dengan mengurangi kebutuhan untuk berangkat ke kantor, pekerjaan jarak jauh dapat mengurangi emisi karbon dan kemacetan lalu lintas. 3
Beberapa perusahaan bahkan menerapkan praktik kerja jarak jauh yang ramah lingkungan, seperti:
- Memberikan subsidi untuk penggunaan energi terbarukan di rumah.
- Mendorong karyawan untuk mengurangi penggunaan kertas dan plastik.
- Menggunakan video conference sebagai alternatif perjalanan dinas.
Kesimpulan
Revolusi pekerjaan online di tahun 2025 menawarkan fleksibilitas, otonomi, dan peluang global yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Hal ini mendorong perubahan fundamental dalam cara pandang dan pendekatan masyarakat terhadap pekerjaan. Kunci sukses di era digital ini adalah continuous learning dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tren pasar. Keterampilan di bidang AI, analisis data, dan teknologi digital akan semakin diminati.
Meskipun dihadapkan pada tantangan seperti persaingan global dan keamanan siber, peluang yang ditawarkan oleh pekerjaan online jauh lebih besar. Dengan memanfaatkan teknologi dan mengembangkan skill yang relevan, kamu dapat mencapai potensi penghasilan yang tak terbatas dan menciptakan karir yang sukses di era digital.
Jadi, apakah kamu siap menjadi bagian dari revolusi pekerjaan online? Mulailah dengan mengidentifikasi passion dan keahlianmu, kemudian asah skill yang dibutuhkan dan jelajahi peluang yang ada. Masa depan pekerjaan ada di genggamanmu!
Works cited
1. AI and the Future of Work: Insights from the World Economic Forum’s Future of Jobs Report 2025 – Sand Technologies, accessed March 8, 2025, https://www.sandtech.com/insight/ai-and-the-future-of-work/
2. Remote Work Statistics and Trends for 2025 | Robert Half, accessed March 8, 2025, https://www.roberthalf.com/us/en/insights/research/remote-work-statistics-and-trends
3. Top 10 Remote Work Trends and Predictions 2025 – Splashtop, accessed March 8, 2025, https://www.splashtop.com/blog/remote-work-trends-2025
4. Future of Work Trends 2025: Strategic Insights for CHROs – Gartner, accessed March 8, 2025,
5. What are The Best Online Jobs for 2025? – Cobloom, accessed March 8, 2025, https://www.cobloom.com/careers-blog/best-online-jobs
6. What Are the Fastest-Growing Jobs in 2025? – USC Online, accessed March 8, 2025, https://online.usc.edu/news/what-are-fastest-growing-jobs-2025/
7. The future of remote working in 2025 – MOO Blog, accessed March 8, 2025, https://www.moo.com/blog/inspiration/future-remote-working-2025
8. 7 Workplace Trends To Watch for in 2025 | Great Place To Work®, accessed March 8, 2025, https://www.greatplacetowork.com/resources/blog/7-workplace-trends-to-watch-for-2025
9. www.splashtop.com, accessed March 8, 2025, https://www.splashtop.com/blog/remote-work-trends-2025#:~:text=By%202025%2C%20more%20companies%20will,commute%20to%20a%20central%20office.
10. Five Hybrid Work Trends to Watch in 2025 – MIT Sloan Management Review, accessed March 8, 2025, https://sloanreview.mit.edu/article/five-hybrid-work-trends-to-watch-in-2025/
Dukung Kreator!
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, Anda bisa memberikan dukungan melalui Saweria.
Klik di sini untuk Donasi via Saweria (OVO, GoPay, Dana, QRIS, dll)Setiap dukungan Anda sangat berarti. Terima kasih!






